1. APRA ( Angkatan Perang Ratu Adil )
a. Latar Belakang : Bekas para serdadu kecil tidak setuju bergabung dengan APRIS kemudian membentuk angkatan perang sendiri di bawah pimpinan Wasterling
b. Tujuan : Mempertahankan bentuk Negara Federal Pasundan di Indonesia dan mempertahankan adanya tentara sendiri pada setiap negara bagian Republik Indonesia Serikat
c. Pemimpin : Raymond Westerling
d. Lokasi : Bandung
e. Cara Penumpasan : Mendatangkan tentara dari Jawa tengah, Jawa Timur untuk mengamankan kota Bandung
2. PRRI ( Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia )
a. Latar Belakang : Penolakan ultimatum tentang pembubaran kabinet karya dan pembentukan kabinet baru yang dipimpin Hatta dan Hamengku Buwono
b. Tujuan : Pembalasan penolakan ultimatum
c. Pemimpin : Letnan Kolonel Achmad Husein
d. Lokasi : Padang , Sumatera Barat
e. Cara Penumpasan : Operasi gabungan yang terdiri dari unsur-unsur kekuatan Tentara Angkatan Darat, Laut dan Udara dari dua jurusan, melalui pendaratan di Padang dan penerjunan pasukan para komando di Pekanbaru dan Tabing
3. Permesta ( Perdjuangan Rakyat Semesta )
a. Latar Belakang : Ketidakpuasan Daerah terhadap Pemerintah Pusat.
b. Tujuan : memisahkan diri dari Republik Indonesia
c. Pemimpin : Letkol Venje Sumual
d. Lokasi : Makassar
e. Cara Penumpasan : dilancarkan sebuah operasi gabumngan dengan nama Operasi Merdeka di bawah pimpinan Letnan Kolonel Rukmito Hendraningrat
4. RMS ( Republik Maluku Selatan )
a. Latar Belakang : Ketidaksenangannya untuk kembali ke negara kesatuan sesuai keputusan Konferensi Meja Bundar (KMB)
b. Tujuan : Melepaskan diri dari MT dan RIS ( negara Indonesia Timur dan Republik Indonesia Serikat )
c. Pemimpin : MR. Dr. Robert Steven Soumokil
d. Lokasi : Maluku Selatan
e. Cara Penumpasan : Setelah cara diplomasi Dr. Leimena gagal maka dilakukan Gerakan Operasi Militer III. Operasi ini dipimpin oleh Kolonel Kawilarang dengan peristiwa Letkol Slamet Riyadi tewas tertembak dalam sebuah kontak senjata di depan benteng Nieuw Victoria.
5. Andi Aziz
a. Latar Belakang : Timbulnya pertentangan pendapat mengenai peleburan Negara bagian Indonesia Timur (NIT) ke dalam negara RI dan Ada perasaan curiga di kalangan bekas anggota – anggota KNIL yang disalurkan ke dalam Angkatan Perang Republik Indonesia Setikat (APRIS)/TNI
b. Tujuan : Mempertahankan keberadaan Negara Indonesia Timur, dan enggan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia .
c. Pemimpin : Andi Aziz
d. Lokasi : Ujung Pandang , Makassar
e. Cara Penumpasan : Mengirimkan pasukan di bawah Kolonel Alex Kawilarang dan hasilnya Pada Tanggal 15 April 1950 Andi Aziz datang sendiri ke Jakarta untuk Menyerahkan diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar